Seorang penyair menuturkan:
“Sungguh, diriku dihujam dengan empat anak panah,
Yang tiada henti-henti melesat dari busurnya menghujam diriku.
Yaitu iblis, dunia, ambisi diri dan hawa nafsu.
Wahai Rabb-ku, hanya Engkau jualah yang kuasa menyelamatkan diriku.”
Sumber:
http://ahlussunnah.info/2010/03/11/artikel-ke-48-panah-syaithan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar