Abdul Mun'im bin Idris berkata: Dulu Wahb bin Munabbih senantiasa mengingat-ingat perkataannya dan mengulanginya. Jika baik dia memuji Allah. Jika tidak baik, dia beristighfar (meminta ampun kepada Allah).
[Al-Wara oleh Ibnu Abi ad-Dunya no.100, terbitan Dar Ibnu Hazm. Dalam terbitan Maktah al-Qur'an: "Kami menghapal ucapannya, setiap hari kami menghitungnya."]
www.islamhouse.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar