Pages

Jumat, 07 Januari 2011

Mensyukuri Nikmat Allah

Abdullah bin Abi Nuh berkata: « Ada seseorang di daerah pesisir berkata kepadaku: « Berapa banyak perbuatan yang dibenci Allah yang telah engkau lakukan, tetapi Dia memperlakukanmu dengan sesuatu yang engkau sukai? » Saya berkata: « Aku tidak bisa menghitung karena banyaknya. » Orang tersebut berkata: “Apakah Allah pernah mengecewakanmu ketika engkau memohon kepada-Nya agar memecahkan masalah yang menyusahkan dirimu?” Aku berkata: “Demi Allah, tidak, justru Allah telah berbuat baik kepadaku dan menolong diriku.” Orang tersebut berkata : “Apakah engkau pernah memohon sesuatu kepada-Nya, kemudian Dia tidak mengabulkan permohonan tersebut?” Aku berkata: “Apakah Dia pernah menahan sesuatu yang aku minta? Belum pernah sama sekali aku meminta sesuatu kepada-Nya kecuali Dia pasti memberikannya, dan belum pernah aku minta tolong kepada-Nya kecuali Dia menolongku.” Ia berkata: “Bagaimana pendapatmu seandainya sebagian bani Adam memperlakukan sebagian hal tersebut kepadamu, apa balasan yang akan engkau berikan padanya?” Aku berkata: ”Aku tidak mampu membalasnya.” Maka ia berkata: “Sesungguhnya Rabbmu lebih berhak mendapat ungkapan syukur darimu. Dia telah berbuat baik kepadamu sejak dulu hingga sekarang. Demi Allah, sesungguhnya bersyukur kepada-Nya,adalah lebih mudah dibanding membalas kebaikan seorang hamba. Sesungguhnya Allah Tabaraka wa ta’ala telah ridha jika para hamba-Nya bersyukur dan memuji-Nya.” ('Uddatush Shabirin)

Dapatkan faidah ilmu lebih banyak dengan membaca langsung dari sumbernya di sini:
http://www.oaseimani.com/nikmat-allah-kepada-hamba-nya.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar